Sedikit Casciscus dengan Bahasa Korea 1

Sedikit Casciscus dengan Bahasa Korea 1

Yah, selamat siang semua. ups sori salah, ternyata udah berganti malam…🙂

Setelah bisa menulis dan membaca abjad Hangeul (한글), nah saatnya kita bermain dengan beberapa kata-kata sederhana dalam bahasa korea. Bahasa korea mempunyai struktur kalimat yang jauh berbeda dengan bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia.

Dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris, kita sering mengatakan kata-kata seperti ini, misal: Apakah kamu lapar? Atau are you hungry? Naah, dalam bahasa korea, kita tidak perlu menyebutkan subjek jika sudah jelas dengan siapa kita berbicara, dalam hal ini adalah kamu atau you. Jadi cukup ditulis lapar? Atau hungry? Dan penulisan seperti itu adalah penulisan yang benar dalam bahasa korea. Jadi anda tak harus merasa bersalah… hehehe

Bahasa korea mempunyai struktur kata yang hampir mirip dengan bahasa jawa. Di bahasa Jawa, kita diharuskan memilih kata yang berbeda jika berhadapan dengan orang yang lebih tua, dengan teman sebaya, atau orang yang sangat amat dihormati sekali. Dalam bahasa jawa, klasifikasi tersebut sering disebut dengan bahasa ngoko, ngoko alus, dan krama ingggil (silakan koreksi kalau saya salah).

Di bahasa Korea, juga sama. Tata bahasa ketika berbicara dengan teman sebaya berbeda jika dibandingkan dengan bicara dengan orang yang lebih tua. Lain lagi juga tata bahasanya jika kita dihadapkan pada situasi yang formal. Intinya, terdapat tiga kondisi tata bahasa, yakni tata bahasa nonformal, tata bahasa sopan, dan tata bahasa formal.

Yang membedakan tiga tata bahasa tersebut adalah imbuhan yang berada di akhir kata pada kata kerja.

Imbuhan tata bahasa nonformal 어 / 아
Imbuhan tata bahasa sopan 어요 / 아요
Imbuhan tata bahasa formal ㅂ니다 / 습니다

Di sini, saya hanya akan mengenalkan penggunaan tata bahasa sopan dan nonformal.

Imbuhan-imbuhan tersebut digunakan untuk menggantikan bagian akhir kata kerja yang biasa tertulis di kamus. Contoh :

Dalam kamus bahasa korea, makan ditulis dengan먹다. Nah, dalam bahasa korea, kata먹다 dibagi menjadi dua bagian. Bagian inti dan imbuhan. Dalam먹다, yang merupakan bagian inti adalah먹, sedangkan다 adalah imbuhan. Jika ditulis dalam kalimat, imbuhan inilah yang akan diganti sesuai dengan bentuk tata bahasa yang akan kita tulis, apakah tata bahasa sopan atau nonformal.

Selanjutnya adalah bagaimana kita memilih imbuhan? Dalam bentuk sopan, kapan kita memilih어요 dan kapan memilih 아요? Jawabannnya adalah dilihat dari bentuk inti kata. Jika dalam inti kata vocal terakhir adalah ㅗ atauㅏ, maka imbuhan bentuk sopan yang dipakai adalah아요. Sebaliknya, jika huruf vocal terakhir dalam initi kata bukanㅗ atauㅏ, maka menggunakan 어요.Contoh

Saya makan nasi.

밥을먹어요 (bap eul mas eoyo)

Perlu diperhatikan, penulisan dalam bahasa korea berbeda dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa korea, letak objek berada di depan kata kerja. Kalau istilahnya sih pake SOV (Subject, Object, Verb). Lebih jelasnya dapat dilihat pada contoh berikut:

saya makan daging

고기를먹어요 ( gokireul  meog eoyo)

saya sedang memotong sayur

야채을깎아요 ( yache eul kak ayo)

Selain hal ini, masih banyak jenis imbuhan lain yang berbeda. Namun untuk kesempatan kali ini cukup ini saja dulu ya…

Oya, di object juga terdapat imbuhan. Namun akan saya jelaskan pada yakni 를 dan 을.  Aturannnya adalah, jika kata object diakhiri konsonan, maka diberi imbuhan을, sebaliknya jika diakhiri vocal maka diberi imbuhan를.

Enjoooy….

2 thoughts on “Sedikit Casciscus dengan Bahasa Korea 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s